Email: Official@akarbanir.org

Program Pemberdayaan Masyarakat

  • 13/04/2021

Memfasilitasi masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan socio-enterprise dan peningkatan kapasitas untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, mapan dan peduli terhadap lingkungan. Dengan semangat untuk menyelaraskan kehidupan masyarakat dengan kelestarian lingkungan hidup yang harmonis, bahwa keduanya harus memiliki hubungan timbal balik yang saling menguntungkan

PENGEMBANGAN “DESA WISATA KONSERVASI” DI KAWASAN GUNUNG UNGARAN

Projek tersebut merupakan upaya konservasi keanekaragaman hayati– melalui pengembangan Desa Wisata Konservasi sebagai strategi untuk mengurangi ketergantungan masyarakat lokal terhadap pemanfaatan sumberdaya alam di kawasan Gunung Ungaran. Pemanfaatan sumber daya alam yang dimaksud ialah pemanfaatan yang tidak terencana dan tidak memikirkan keberlanjutan ekosistem dan daya dukung alam bagi kelangsungan hidup manusia. Projek tersebut merupakan salah satu bagian kecil dari Ungaran Mountain Conservation Program (UmCP)yang kami inisiasi sejak tahun 2009 sampai sekarang. Dimana projek tersebut merupakan rangkaian dari upaya pemberdayaan masyarakat disekitar kawasan gunung ungaran selain aktivitas lainnya dalam UmCP antara lain inventarisasi dan monitoring keanekaragaman hayati flora dan fauna, pendidikan lingkungan, sosialisasi dan kampanye lingkungan, serta pemetaan potensi biodiversitas kawasan gunung ungaran. Adapun tujuan utama (objective) didalam projek “Pengembangan Desa Wisata Konservasi” tersebut antara lain ialah :

  1. Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai nilai penting keanekaragaman hayati di sekitar kawasan Gunung Ungaran melalui kegiatan sosialisasi dan pendidikan lingkungan bagi anak-anak dan remaja Dsn. Banyuwindu dan sekitarnya serta kegiatan rehabilitasi dengan penanaman tanaman buah-buahan.
  2. Pengembangan dan Penguatan Kelembagaan Masyarakat Desa Wisata Konservasi melalui pembentukan kelompok desa wisata dan kelompok lainya serta pelatihan.
  3. Peningkatan ekonomi masyarakat melalui eco-tourism baik lokal maupun internasional serta pelatihan peningkatan nilai jual produk lokal seperti gula aren dan kopi.
  4. Pengembangan Infrastruktur penunjang desa wisata konservasi melalui pembuatan pusat informasi, jalur interpretasi dan paket wisata
  5. Meningkatkan Upaya Publikasi dan Promosi Desa Wisata Konservasi melalui promosi produk, brosur, dan kegiatan-kegiatan penelitian maupun kemah konservasi.

Proyek tersebut melibatkan masyarakat Dusun Banyuwindu Desa Limbangan Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal sebagai mitra utama sekaligus sebagai lokasi proyek baik laki-laki, perempuan, remaja maupun anak-anak. Selain masyarakat Banyuwindu, beberapa organisasi mahasiswa dan pemuda lokalpun turut berpartisipasi dalam beberapa aktivitas antara lain Kelompok Studi Burung (Bird Study Club) Pelatuk-Unnes, Kelompok Pemuda Pecinta Alam Limbangan “Morester” dan KPH Kedu Utara Perhutani I Jawa Tengah yang turut mendukung program pelestarian dan konservasi keanekaragaman hayati kawasan gunung ungaran.

Projek tersebut merupakan projek yang berbasis pada kegiatan pemberdayaan masyarakat sehingga dalam pelaksanaanya hampir seluruhnya dilakukan dengan pendekatan participatory rural appraisal (PRA) sehingga keterlibatan masyarakat mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan bahkan kegiatan evaluasi dari setiap aktivitasnya menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaannya. Setiap aktivitas dari projek tidak serta merta melibatkan seluruh kelompok usia dari masyarakat hanya saja seluruh aktivitas tersebut dikoordinasikan oleh satu kelompok yakni kelompok desa wisata misal aktivitas pelatihan peningkatan nilai jual produk lokal dilakukan dengan kelompok Ibu-ibu, aktivitas pendidikan lingkungan dilakukan bersama dengan anak-anak dan kegiatan rehabilitasi dilakukan dengan kelompok tani bapak-bapak dusun setempat.