Menciptakan perilaku konservasi dalam upaya perlindungan dan pemanfaatan berkelanjutan habitat dan satwa liar melalui penelitian, publikasi, dan advokasi. Program unggulan yang telah dilakukan adalah melakukan monitoring dan inventarisasi kehati di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Prau bersama dengan komunitas lokal. Selain itu juga Akar banir aktif membina komunikasi dengan antar institusi dalam upaya menciptakan hubungan harmonis antara masyarakat, pemerintah dan dan swastar guna mewujudkan pengelolaan KEHATI Indonesia yang berkelanjutan.
PENDATAAN KEHATI DI GUNUNG PRAU (CITIZEN SCIENCE)
Kegiatan berlangsung sejak tahun 2018 bersama komunitas garda prau sukorejo, kabupaten Kendal. Kegiatannya meliputi pembekalan anggota komunitas dengan training terkait metode pendataan kehati, dan pembuatan herbarium, dibantu oleh bapak Prima Hutabarat, staf pusat penelitian konservasi tumbuhan dan kebun raya, LIPI. Pendataan kehati yang dilakukan secara insidental, meliputi pendataan burung, herpetofauna. Capung, Kupu-kupu dengan mengamati langsung pada jalur-jalur hutan yang telah ditentukan, dan mamalia menggunakan kamera trap.
Salah satu capaian kegiatan ini adalah database kehati wilayah pegunungan yang terancam oleh perluasan area pertanian, perkebunan, dan perburuan satwa liar. Selain itu menggerakkan masyarakat dalam hal ini pemuda setempat sebagai peneliti warga (citizen science) untuk aware terhadap lingkungan yang mereka tempati.
Yayasan Akar Banir berpusat di Kota Semarang dan berkegiatan di Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang dan berkegiatan di seluruh Indonesia
2021@Yayasan Akar Banir